Senin, 03 November 2014

Puisi damai

15-10-2014

SAKITNYA MENAHAN KEGAGALAN 
Berdebar jantung ini dikala suratan takdir didepan mata 
Kutahan hati dengan kekhawatiran 
Kucoba tuk aku menenangkan diri 
Dengan ucapan-ucapan surgawi 

Perlahan tapi pasti 
Kubuka takdir yang tersembunyi 
Tak kusangka berakhir dengan penyesalan hati 
Tertunduk pasrah atas kehendak sang ilahi 

Sayat demi sayat melukai benih perjuangan 
Menangis ku didalam hati 
Bagai raja tanpa jiwa sang rohani 
Pecah semua harapan runcing sang dewi 

Hembusan angin dingin jagat raya 
Semakin membuat lutut tak berpati 
Lunglai bagai fosil termakan zaman 
Terkubur menjadi serepihan kosong terkorosi alami 

Langkah demi langkah 
Terasa berat memikirkan apa yang telah terjadi 
Tak ingin ku menolak takdirmu 
Apa daya diri umatmu ini tak bisa menerima itu 

Sakit sampai napas tersengal 
Oleh kegagalan bertubi-tubi 
Semakin ku ingat semakin sesak 
Dan akhirnya tibalah waktu mengubah jeritan hati ini ..

puisi terbaru 2014

Kamis 01-05-2014
Created By  : Sutianingsih

HASRAT AMPUNANMU 
Rasa khawatir ini begitu menyiksa 
Aku rasa lebih baik tercabik pedang daripada 
Rasa takut yang amat dalam ini 
Tak bisa ku pejamkan dua bola mata ini karenamu 
Pedih yang terasa , pahit yang amat melebihi empedu organ inbi 

Tumpukan penyesalan meminta ampunanmu 
Puluhan, ribuan milyaran kata ku ucapo tanpa ragu 
Tak akan kuulangi tak kan ku ulangi ... 
Sampai lelah batin hati ini 

Menelan ludahpun sangat perih peningkan kepala ini
Berpikir dengan bayangan dentak jam malam 
Tak peduli berapa lama tak ku pejamkan mata ini 
Hingga aku luput oleh pikiranku sendiri 

Seketika keringat membasahi seluruh badan yang 
Tergentar rasa takut memohon hasrat ampunanmu 
Mual rasanya ketika ku ingat kembali 
Hanya beberapa ;waktu kulewati dengan semua 
Dosa hina tak terampuni 

Kucoba membasuh muka ini dengan air sucimu 
Memohon ampun tak akan kuulangi kesekian kali 
Toh, akupun manusia belum jadi 
Mencari jati diri kesungguhan hati 
Pemapan, dewasa, dari oleh karunia sang ilahi
Sabtu
Jam : 12, 25

KOSONG 
Dimalam hari aku termangu 
Merasa detak jantung tak menentu 
Mataku ingin bicara 
Tapi pikiran menghalangi dengan segala cara 

Sekali, dan berulang kali 
Helaan nafas begitu berat 
Tangan bergetar merasakan ketidakpastian 
Menggigit bibir dengan kebencian 

Suara malam yang terus berdoa 
Aku semakin merasa heran 
Heran dan berujung dengan keanehan 
Lepas,. lepaskan jiwaku tuhan 

Dengan menelan ludah ketakutan 
Mengintip suasana kegelapan 
Kosong tanpa kehidupan 
Mati meninggalkan jiwa yang tenang 

Semakin kuabaikan, semakin ku merana 
Kosong, Kosong, Kosong ... 
Bagaikan rumah tanpa cermin lampu 
Itulah rasa yang mala

puisi terbaru sang hujan

SANG HUJAN 

Sore hari tepatnya pukul 16.00n 
Kulangkahkan kaki menguatkan diri 
Berjanji akan satu hal pasti menggapai mimpi 
di padang rumput nan indah murni

Kakiku ringan , ingin cepat melaju dayang 
Setiap satu langkahku semakin cepat 
Bersama dentam jantung tak beraturan 
Semakin cepat membuat sesak nafas tertahan 

Sang hujan turun tanpa permisi 
Menaburkan jutaan titik kehidupan dimuka bumi 
Kutadahkan muka yang penuh keringat ini 
Menyapanya dengan semangat pasti 

Bayangan lhitam tertunduk sejenak 
Memikirkan kodrat sang tuhan 
Tanpa kesalahan menitikan keajaiban ..

Puisi kosong

Sabtu
Jam : 12, 25

KOSONG 
Dimalam hari aku termangu 
Merasa detak jantung tak menentu 
Mataku ingin bicara 
Tapi pikiran menghalangi dengan segala cara 

Sekali, dan berulang kali 
Helaan nafas begitu berat 
Tangan bergetar merasakan ketidakpastian 
Menggigit bibir dengan kebencian 

Suara malam yang terus berdoa 
Aku semakin merasa heran 
Heran dan berujung dengan keanehan 
Lepas,. lepaskan jiwaku tuhan 

Dengan menelan ludah ketakutan 
Mengintip suasana kegelapan 
Kosong tanpa kehidupan 
Mati meninggalkan jiwa yang tenang 

Semakin kuabaikan, semakin ku merana 
Kosong, Kosong, Kosong ... 
Bagaikan rumah tanpa cermin lampu 
Itulah rasa yang malam ini membelenggu 
Syarafku tuhan ......

PUISI UNTUKMU JATI DIRIKU

30 Desember 2013
Created By : Sutianingsih

UNTUKMU JATI DIRIKU 
Katakan sesuatu apa yang kau beri padaku ? 
Bisakah kau jawab 
Dimana aku menemukan itu 
Malas mencekik syaraf otakku 

Terus ku cari 
Diriku menyerah 
Ya, aku menyerah 
Sulit sangat ku tak kuat 

Jati diri 
Aku harus memilikimu 
Mencoba lari sangat membunuhku 
Sakit tak  bisa kutahan 
Luapan semangat yang ku sumbat 
Menghalangi diriku memikul kepercayaanmu 

Serang aku 
Dengan apapun , dimanapun , kapanpun mati ingin ku mati 
Hidupku keras tuhan, gila hidupku tuhan 

Jati diri aku ingin kau ikat kencang syaraf ini 
Buruk pun aku tak tahan 
Busuk pun aku tahan 
Hanya untukmu jati diri yang tak dilihatkan 

puisi lomba DPR

Senin 23-Desember-2013
Jam  : 20.27 WIB
Created By  : Sutianingsih
KALAH TOMBAK KEMENANGAN 

Berusaha sampai mati 
Pedangpun tak bisa memborgol 
Terus kupandang ke ddepan 
Bertarung dengan jiwa membawa sebuah keajaiban 

Kemenangan bukan segalanya 
Tapi sebuah proses yang tertanam 
Bagai kobaran api yang padam 
Terbakar kembali oleh kemauan untuk menang 

Doa yang mengalir darimu dewa 
Membentuk sebuah njiwa yang gila 
gila akan gelar, mahkota dan pengakuan 
Terus kucoba walaupun berulang kali ku tersandung 

Kekalahan ribuan kali ku tangisi 
Kekalahan jutaan kali kugalai 
Hanya untuk menemukan setitik cahaya kemenangan 
Walaupun milyaran sakit menggerogoti saraf pusat hati umat ini 

Berteriak kudialam bebas, mengharap energi tuhanku yang suci 
Memberikan sebuah penjelasan pasti, akan sebuah penantian yang dia tunda 
Rangkulan sang penjilat , menghangatkan hati sang pemimpi 
Walaupun kutetap jatuh .. 

Kadang impianku pada satu tujuan 
Tujuan menaklukan duniamu tuhan ...